No Comments

Menurunkan Berat Badan dengan Tidur Cukup

sleep-in

sleep-in-2693767-3232698

Sebuah studi yang dilakukan Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mendapatkan tidur cukup (8 jam di malam hari) mengalami penurunan lemak yang lebih besar saat menjalankan diet rendah kalori dariapda mereka yang kurang tidur (5 jam) di malam hari.

Hubungan antara tidur dan berat badan telah diketahui sejak beberapa tahun silam. Pada penelitian terdahulu disebutkan bahwa orang yang tidak mendapatkan tidur cukup di malam hari akan cenderung ngemil makanan tak sehat di pagi hari.

Namun, dalam penelitian terkini, para peneliti mengungkap bahwa kurang tidur lebih mempengaruhi tingkat Basal Metabolic Rate (BMR) seseorang. Basal Metabolic Rate merupakan kebutuhan kalori minimal yang dibutuhkan untuk tetap hidup pada saat kondisi tubuh sedang beristirahat dan tidak beraktivitas. Kurang tidur dapat mengakibatkan gangguan metabolisme tubuh, yakni menurunnya proses metabolisme yang dapat menghalangi proses pembakaran lemak.

Peneliti menguji 10 orang overweight paruh baya yang rata-rata memiliki indeks massa tubuh 27.4, nilai yang berada di antara overweight dan obesitas. Pada dua kesempatan terpisah, 10 orang tersebut diharuskan untuk diet rendah kalori dan tidur selama 5 jam dan 8 jam di malam hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mendapatkan tidur cukup (8 jam di malam hari) mengalami penurunan lemak yang lebih besar saat menjalankan diet rendah kalori daripada mereka yg kurang tidur (5 jam) di malam hari.

Lebih dari 53 persen penurunan berat badan berasal dari menurunnya kadar lemak tubuh pada mereka yang mendapatkan tidur cukup di malam hari, dan hanya 25 persen penurunan berat badan dari menurunnya lemak tubuh pada mereka yang kurang tidur.
Peneliti menganggap bahwa hal ini berhubungan dengan peningkatan kadar hormon ghrelin, hormon yang dapat meningkatkan penyimpanan lemak dalam tubuh, terutama pada mereka yang kurang tidur.

Hormon ghrelin juga dikenal sebagai hormon pemicu rasa lapar dan mendorong seseorang untuk makan melebihi porsi normal. Akibatnya, diet yang dijalankan pun akan terasa berat dan menyiksa. Bahkan, bisa membuat sista berhenti diet karenanya.

Jadi jika sista sedang mencoba untuk menurunkan berat badan, sebaiknya sista mendapatkan tidur yang cukup di malam hari, juga kurangi konsumsi makanan ber indeks glikemik tinggi dan imbangi pula dengan rutinitas olahraga yang memadai.

Berapa Jam yang Cukup?
Tidur yang cukup tidak hanya penting saat melakukan diet sehat, tapi sebaiknya dilakukan rutin sehari-hari. Tidur merupakan waktu yang penting bagi tubuh untuk beristirahat sehingga sel-sel tubuh dapat berkembang dan diperbaiki.

Waktu tidur yang dibutuhkan masing-masing orang berbeda-beda, di antaranya dipengaruhi oleh umur, kondisi kesehatan, dan aktivitas. Secara umum, orang dewasa disarankan untuk tidur 7 hingga 8 jam setiap harinya.

Program diet sehat ternyata tidak hanya mencakup masalah asupan kalori, tidur yang cukup juga terbukti penting. Pastikan asupan kalori terkontrol namun asupan nutrisi tetap tercukupi saat diet sehingga sista bisa mendapatkan tubuh langsing ideal tanpa mengorbankan kesehatan.

You might also like
Tags: , , , ,

More Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu